Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Kerangka Kerja Manajemen Risiko

Nama : Rini Wulandari Nim : 1930404095 Kelas : MBS 6 C Pengertian Kerangka Kerja Kerangka kerja yang merupakan struktur pendukung untuk membangun sesuatu bisa diidentikkan sebagai rangka yang berdiri kokoh untuk mendukung atau menopang sesuatu yang akan dibangun. Dalam manajemen risiko, terdapat tiga hal yang menjadi inti, yaitu prinsip, kerangka kerja dan proses manajemen risiko. Dalam ISO 31000: 2018, ketiga komponen prinsip, kerangka kerja dan proses manajemen risiko digambarkan sebagai sistem terbuka yang saling berkaitan. Prinsip sebagai dasar dalam penerapan kerangka kerja dan proses manajemen risiko. Sedangkan, kerangka kerja dan proses manajemen risiko saling berkaitan atau berhubungan timbal balik. Dalam hal organisasi, struktur pendukung dimana sesuatu dapat dibangun atau kerangka kerja manajemen risiko bisa diartikan sebagai seperangkat komponen yang menyediakan landasan atau pondasi pengaturan organisasi untuk mendesain, mengimplementasikan, mengevaluasi, dan melakukan perb...

Prinsip Dasar Manajemen Risiko

Nama : Rini Wulandari Nim : 1930404095 Kelas : MBS 6 C A. Manajemen Risiko sebagai Pelindung Organisasi Risiko yang ada dapat terjadi pada kegiatan akademik maupun kegiatan organisasi yang diikuti  oleh  mahasiswa.  Kegiatan  mahasiswa  tidak  pernah  lepas  dari  risiko  dengan dampak yang dapat menghilangkan nyawa seseorang. Fakta yang terjadi dalam kurun waktu  empat  tahun  kebelakang  menunjukkan  bahawa  kegiatan  mahasiswa  kerap memiliki risiko berupa kecelakaan. Risiko yang terjadi pada sebuah kecelakaan memiliki hubungan  erat  dengan  faktor  manusia  atau human  factor.  Human  error memiliki pengaruh  sebanyak  (60-80%)  dalam  terjadinya  kecelakaan  pada  bidang  militer  dan publik (Weigman 2009).Humanerror memiliki beberapa kategori yang menjadi sumber terjadinya  kecelakaan  akibat ...

Konsep Manajemen Risiko

A.     Pengertian Risiko dan Manajemen Risiko 1.       Risiko Risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan, bahkan ada orang yang mengatakan bahwa tidak ada hidup tanpa risiko, terlebih lagi dalam dunia bisnis dimana ketidakpastian beserta risikonya merupakan sesuatu yang tidak dapat diabaikan begitu saja, melainkan harus diperhatikan secara cermat bila menginginkan kesuksesan. Menurut Darmawi (2006), risiko dihubungkan dengan kemungkinan terjadinya akibat buruk (kerugian) yang tidak diinginkan atau tidak terduga. Hal ini didukung pendapat Djojosoedarso (1999), bahwa risiko mempunyai karakteristik : a. merupakan ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa, b. Merupakan ketidakpastian yang bila terjadi akan menimbulkan kerugian. Berdasarkan definisi di atas dapat diambil kesimpulan bahwa risiko adalah suatu pontensi kejadian yang dapat merugikan yang disebabkan karena adanya ketidakpastian atas terjadinya suatu peristiwa, ...